Tuesday, April 17, 2012
Detik
Detik ITu Terus mengikuti berjalan lamban namun pasti, Se akan Dunia membisu menyaksikannya
Se olah cinta dihatinya tak mendekap
Alunan nafas tiap detik adalah kecintaan nya
cakrawala matanya adalah kasih juga sayangnya merindu lewati semuanya
paginya...Siangnya...Sorenya...Malamnya...
Namun se Olah-olah detik menghukum nya secara kasat mata
Tidak, semua Itu kecintaan nya Biarlah walau hanya debu-debu jalan juga embun pagi yang coba mengerti.
by Anton Apollo
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment