Bukan keinginannya menapaki kehidupan seperti musim kemarauBagai berjalan di tepian jurang terjal
Kenyataan nya seperti itu saat ini
Jangan tambah lukai perjalanannya dengan duri-duri kecil menancap ditapak kakinya
Masih bisa bermimpi ia, muda masih
Masih bisa berdoa, cahaya doanya mampu menyelematkan nya
Sudahi Jangan caki makinya, ingatkhan saja
Ia masih bisa berdoa, Bisa bermimpi.
by Anton Apollo
No comments:
Post a Comment